Wujudkan Visi Liwu Mokesa, Bupati Muna Barat Buka MTQ VI dan Festival LASQI 2026

Wujudkan Visi Liwu Mokesa, Bupati Muna Barat Buka MTQ VI dan Festival LASQI 2026
PPID. MUNA BARAT. GO.ID-Bupati Muna Barat secara resmi membuka perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-VI Tingkat Kabupaten Muna Barat dan Festival Seni Qasidah (LASQI) Tahun 2026. Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Lapangan Lapolea, Kecamatan Barangka, pada Senin (13/04/2026).
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga 17 April 2026 ini, mengusung tema: "Al-Qur'an sebagai Inspirasi Nilai Religius Menuju Generasi Qurani demi Terwujudnya Muna Barat Liwu Mokesa."

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang sangat menyentuh hati oleh Ibu Hasbia Karimu, yang melantunkan Surat Al-Isra ayat 82-85. Suasana religius semakin kental saat bendera LPTQ dikibarkan dengan iringan lagu Mars LPTQ yang menggema di seluruh lapangan.

Dalam laporannya, panitia menyampaikan bahwa MTQ kali ini memperlombakan berbagai cabang, di antaranya Tilawah, Tartil, Hafalan Al-Qur'an (Tahfidz), Qira'at Sab'ah, dan Syarhil Qur'an, yang dirangkaikan dengan Festival LASQI. Selain itu, dilakukan pula pelantikan dewan juri LASQI berdasarkan SK Nomor 100.3.3.2/78/2026, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama jajaran Forkopimda.

Kepala Kantor Kemenag Muna Barat, H. Thahiruddin, dalam sambutannya menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan syiar Islam dan upaya nyata membangun generasi Qurani. Beliau mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Muna Barat karena pelaksanaan MTQ ini sejalan dengan program unggulan daerah, yakni "Mubar Mengaji, Bertasbih, dan Berjamaah."

"Rasulullah mengumpamakan orang yang membaca Al-Qur'an seperti buah Utrujah, yang baunya harum dan rasanya enak. Melalui program Mubar Mengaji, kita berharap keberkahan itu hadir di daerah kita. Begitu pula dengan Mubar Bertasbih dan Berjamaah yang bertujuan memakmurkan masjid serta menciptakan masyarakat yang religius dan harmonis," ujar H. Thahiruddin.

Bupati Muna Barat, didampingi Wakil Bupati selaku Ketua LPTQ, dalam arahannya menegaskan komitmen pemerintah dalam penguatan nilai-nilai spiritual. Meski dalam kondisi efisiensi anggaran, Bupati menegaskan bahwa kegiatan keagamaan tetap menjadi prioritas utama.

"Walaupun ada efisiensi, kegiatan keagamaan tidak ada tawar-menawar. Urusan agama harus didahulukan demi membangun pondasi spiritual daerah. Saya berharap melalui MTQ ini, kita bisa mewujudkan Muna Barat sebagai Liwu Mokesa (Negeri yang Indah/Mulia) yang seimbang antara kemajuan fisik dan ketakwaan kepada Allah SWT," tegas Bupati.

Bupati juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dan kerja keras panitia yang mempersiapkan acara dengan luar biasa. "Mari kita bergandeng tangan membangun Muna Barat," imbuhnya

Sebagai bentuk syiar, pada tanggal 14 April 2026, dilaksanakan Pawai Pembukaan MTQ yang dilepas langsung oleh Bupati. Sebanyak 46 rombongan kafilah dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Muna Barat tumpah ruah mengikuti pawai ini, menunjukkan semangat solidaritas dan kegembiraan menyambut pesta religi tahunan tersebut.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, di antaranya perwakilan Kajari, Dandim, Kapolres, Ketua Pengadilan Agama, Komisioner KPU, Ketua Bawaslu, serta Kepala Kantor Urusan Haji dan Umroh.

Wa Ode Rahmatia, SP (Kabid Peng. Opini dan Aspirasi Publik)