PPID. MUNA BARAT. GO. ID Inspektur Kabupaten Muna Barat menerima penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI setelah berhasil meraih peringkat pertama dalam capaian pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan (PTLHP) semester I tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Pemeriksaan 2 BPK RI Perwakilan Sulawesi Tenggara di Hotel Claro, Kendari, dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lima hari pada 15-19 Juni 2026.
Kabupaten Muna Barat sukses menempati posisi teratas dengan raihan capaian terbaik sebesar 91,97 persen. Hasil akhir dari proses evaluasi yang dilakukan selama 4 (empat) hari tersebut menempatkan Kota Kendari di urutan kedua dan Kabupaten Buton Selatan di peringkat ketiga. Seluruh proses penilaian ini didasarkan pada ketentuan hukum nasional, salah satunya Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara.
Kegiatan PTLHP yang diikuti oleh para inspektur se-Sulawesi Tenggara ini berfungsi untuk menilai sejauh mana pemerintah daerah memperbaiki tata kelola keuangan serta menindaklanjuti temuan audit sebelumnya. Pemantauan ini krusial untuk memastikan rekomendasi BPK atau Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) telah diimplementasikan dengan baik, guna memperbaiki kelemahan sistem intern sekaligus menyelamatkan keuangan negara.
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih oleh jajarannya. Beliau menekankan bahwa kepatuhan terhadap rekomendasi BPK adalah kewajiban mutlak dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih. "Peringkat pertama ini harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemkab Muna Barat untuk tidak kendor dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan daerah demi menyelamatkan keuangan negara dan menyajikan pertanggungjawaban yang terbaik bagi masyarakat," tegas La Ode Darwin.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Muna Barat, Ibrahim Rasimu, menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan berjalannya fungsi pengawasan internal dengan optimal. "Sinergi antar-OPD dalam merespons temuan dan rekomendasi BPK berjalan dengan sangat baik. Hasil ini menjadi standar baru bagi kami untuk terus mempertahankan kedisiplinan administratif dan memperbaiki kelemahan sistem kontrol internal di lingkungan Pemkab Muna Barat," kata Ibrahim.
Sementara itu, Inspektur Muna Barat, Agustamin Sudjono, yang mewakili Bupati Muna Barat saat menerima plakat penghargaan, menyampaikan apresiasinya atas capaian ini. "Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras bersama dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi agar tata kelola keuangan daerah semakin transparan dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujar Agustamin.
Wa Ode Rahmatia, SP (Kabid Peng. Opini dan Aspirasi Publik Diskominfo-SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo-SP (La Ode Ali Kadirun, S.Pd, MP)
Raih Nilai 91,97 Persen, Muna Barat Terbaik dalam Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK Sultra
Galeri Foto