PPID.MUNABARAT.GO.ID– Setiap tahunnya, 27 April menjadi momentum bersejarah yang mengingatkan peristiwa lahirnya Provinsi Sulawesi Tenggara. Tanggal tersebut menjadi tonggak awal eksistensi Bumi Anoa sejak 27 April 1964. Pada tahun 2026, provinsi beribu kota Kendari ini genap berusia 62 tahun. Pertambahan usia tersebut diperingati secara khidmat di Lapangan Eks MTQ Kota Kendari.
Perjalanan sejarah Sulawesi Tenggara selaras dengan rotasi kepemimpinan dari waktu ke waktu. Gubernur maupun Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur membawa warna tersendiri dalam kepemimpinannya yang berimplikasi pada keberlanjutan pembangunan. Untuk itu, dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka memanjatkan doa bagi para pendahulunya.
“Pembangunan daerah terus dilaksanakan secara berkelanjutan di bawah kepemimpinan para Gubernur dan Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur terdahulu. Semoga segala jasa dan pengabdian yang telah diberikan mendapatkan balasan terbaik dari Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.
Sosok yang akrab disapa ASR ini juga mengingatkan tentang potensi Sumber Daya Alam (SDA) melimpah yang dimiliki Bumi Anoa, baik yang berada di permukaan maupun di dalam bumi. Selain itu, Sulawesi Tenggara juga dikaruniai kemajemukan suku, agama, budaya, adat istiadat, dan status sosial. Dua unsur tersebut menjadi potensi besar dalam pembangunan daerah maupun nasional. Oleh sebab itu, ASR mengajak seluruh elemen selaku penerima estafet pembangunan untuk memberdayakan segala potensi yang dimiliki secara optimal demi kemajuan daerah.
“Selaku pimpinan daerah, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus konsisten menjaga kerukunan, persatuan, dan kesatuan dalam keberagaman. Mari tingkatkan integritas dalam bertugas serta terus bersinergi dan berkolaborasi. Kita harus bijak dalam melaksanakan pembangunan dan memanfaatkan potensi daerah,” imbaunya.
Purnawirawan Jenderal bintang tiga ini mengimbau agar upacara HUT Sulawesi Tenggara ke-62 tidak sekadar menjadi seremonial belaka, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjalankan pemerintahan yang bertanggung jawab. ASR juga mengajak segenap unsur pembangunan untuk meningkatkan integritas dalam melaksanakan tugas yang telah diamanahkan.
“Upacara ini jangan hanya menjadi seremonial atau sekadar mengenang perjuangan, tetapi harus menjadi momentum untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andi Sumangerukka juga mengungkapkan kebanggaannya karena pada tahun 2026, Sulawesi Tenggara terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Semarak Dirgantara dalam rangka HUT TNI AU ke-80. “Suatu kebanggaan bagi kita karena Provinsi Sultra dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Gebyar Dirgantara tersebut.”
Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur Sultra ke-13 ini menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, anggota DPR, DPD, DPRD, pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, pihak swasta, akademisi, media, serta seluruh tokoh masyarakat dan warga Sultra yang telah berkontribusi dalam pembangunan Bumi Anoa.
Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis: Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Kegiatan
27 April 2026
154 views
Pimpin Upacara HUT Sultra Ke-62, Gubernur Tekankan Sinergi dan Kolaborasi
PPID Muna Barat
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi
Berita Terkait
Di Sela Kegiatan Retret, Bupati Muna Barat Instruk...
26 Februari 2025
DPRD Muna Barat Gelar Sertijab Bupati dan Wakil Bu...
06 Maret 2025
Pimpin Apel Perdana Sebagai Bupati, Laode Darwin T...
10 Maret 2025