Pemkab Muna Barat Gelar Sosialisasi ‘GENTING’ Lintas Sektor

Pemkab Muna Barat Gelar Sosialisasi ‘GENTING’ Lintas Sektor
PPID.MUNABARAT.GO.ID – Pemerintah Kabupaten Muna Barat resmi menggelar Rapat Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) sekaligus Penyusunan Rencana Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Kabupaten Muna Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kantor Desa Marobea pada Kamis.

Langkah strategis lintas sektor ini diinisiasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Muna Barat berdasarkan landasan regulasi yang kuat dari pusat hingga daerah. Secara khusus, program GENTING mengacu pada Keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 158/KEP/G4/2026 tentang Panduan Pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, serta didukung oleh Keputusan Nomor 59/KEP/G4/2025 terkait Tim Pengendali Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Acara ini dihadiri langsung oleh pejabat tingkat provinsi, yang terdiri dari Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Asmar, serta Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Arianto Gamar. Di jajaran pemerintah daerah, hadir Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Muna Barat, Karimin, Sekretaris DPPKB Muna Barat, Jamaludin, Pengurus TP-PKK Kabupaten Muna Barat, Wa Ode Siti Amziah, serta Kapolres Muna yang diwakili oleh Kapolsek Sawerigadi.

Bupati Muna Barat yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ali Mukhtar Jaya, menegaskan bahwa gerakan nasional pencegahan stunting merupakan tanggung jawab yang harus dipikul bersama demi menyelamatkan generasi masa depan daerah.

"Stunting bukan hanya masalah perkembangan fisik anak yang tidak sesuai dengan usianya. Lebih dari itu, ini menyangkut kualitas sumber daya manusia kita di masa depan, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi tadi. Oleh karena itu, Pemkab Muna Barat terus bergerak melalui Pembinaan Gerakan GENTING ini," ujar Ali Mukhtar Jaya saat membacakan sambutan bupati.

Dalam arahannya, Ali Mukhtar Jaya mengimbau pejabat untuk turun tangan membantu warga berisiko stunting di lingkungan sekitarnya. Namun, ia menekankan agar bantuan diberikan dalam bentuk paket sembako bukan uang tunai.

"Bagi yang mampu, mari bantu warga di sekitar kita. Berikan bantuan dalam bentuk paket makanan sehat, bisa berupa beras atau telur, sehingga anak-anak yang berisiko ini bisa segera keluar dari zona stunting dan tumbuh sehat. Pola ini juga penting dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan menghindari risiko disalahgunakan," tambahnya.

Program penanganan stunting di Muna Barat ini dilakukan secara terintegrasi dengan menyasar lima pilar utama, yaitu rehabilitasi rumah tidak layak huni, penyediaan akses air bersih, pemenuhan nutrisi, pemberian edukasi gizi bagi keluarga, serta penyaluran bantuan usaha produktif bagi keluarga miskin.

Di akhir sambutan, Pemkab Muna Barat menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas sinergi multipihak yang mulai berjalan solid di lapangan. "Alhamdulillah, saat ini dukungan sudah mulai mengalir, baik dari pemerintah provinsi maupun kontribusi nyata dari beberapa perusahaan swasta melalui program kemitraan," pungkas Asisten I.

Tim Liputan Dinas Kominfo Muna Barat
Penulis : Wa Ode Hasrana, A.Md (Staf Diskominfo-SP)
Editor : Wa Ode Rahmatia, SP (Kabid. Peng. Opini & Aspirasi Publik)