Dirjen Saintek Hadiri Penutupan Harmoni Sultra : Sekolah Garuda Konsel Siap Lejitkan Talenta Sultra ke Kancah Dunia

Dirjen Saintek Hadiri Penutupan Harmoni Sultra : Sekolah Garuda Konsel Siap Lejitkan Talenta Sultra ke Kancah Dunia
PPID. MUNA BARAT. GO. ID Kehadiran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam perhelatan Harmoni Sultra ke-62 membawa kabar gembira bagi dunia pendidikan di Sulawesi Tenggara. Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Ahmad Najib Burhani, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam membangun talenta unggul di Bumi Anoa melalui proyek strategis Sekolah Garuda.

Dalam sambutannya, Ahmad Najib Burhani memberikan apresiasi atas terselenggaranya Harmoni Sultra dan partisipasi aktif generasi muda dalam berbagai lomba sains yang telah dilaksanakan.

"Selamat ulang tahun ke-62 untuk Provinsi Sulawesi Tenggara. Kami hadir di sini untuk mendukung penuh peningkatan kualitas pendidikan di Sultra, salah satunya melalui pembangunan Sekolah Garuda yang berlokasi di Konawe Selatan (Konsel)," ujar Ahmad Najib.

Dirjen Saintek menjelaskan bahwa Sekolah Garuda di Konsel merupakan satu dari empat sekolah unggulan di Indonesia yang dirancang khusus untuk mengangkat talenta anak bangsa. Saat ini, progres pembangunannya telah mencapai lebih dari 25% dan ditargetkan mulai beroperasi pada Juli mendatang.

"Insya Allah, Juli nanti sekolah ini sudah bisa digunakan oleh putra-putri terbaik Nusantara. Sekolah ini dirancang setara dengan sekolah terbaik seperti Taruna Nusantara (Tarnus). Dengan adanya Sekolah Garuda di Konsel, anak-anak hebat dari Sultra tidak perlu lagi jauh-jauh ke Jawa untuk mendapatkan pendidikan terbaik," tegasnya.

Sekolah Garuda menyasar lulusan SMP terbaik dengan sistem beasiswa 100%. Tidak hanya biaya pendidikan, seluruh kebutuhan hidup siswa mulai dari seragam hingga konsumsi akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

"Lulusan Sekolah Garuda dipersiapkan untuk melanjutkan studi ke universitas-universitas terbaik di dunia melalui jalur beasiswa LPDP, khususnya di bidang STEM. Mereka adalah calon pemimpin masa depan Indonesia di bidang keilmuan," lanjutnya.

Penempatan Sekolah Garuda di Sultra merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan pendidikan dan literasi. Ahmad Najib menekankan bahwa pembangunan bukan hanya soal gedung dan infrastruktur, melainkan membangun harapan dan mimpi masa depan Indonesia melalui kualitas ilmuwan yang mumpuni.

"Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar proses pembangunan ini sukses tanpa halangan. Kita ingin kader-kader terbaik Sultra menjadi bagian dari SDM unggul yang mengisi kebutuhan pembangunan nasional. Sampai jumpa di pembukaan Sekolah Garuda bulan Juli nanti," pungkasnya.

Penulis ; Wa Ode Hasrana, A.Md.Kom (Staf Kominfo)
Editor : Wa Ode Rahmatia, SP (Kabid. Peng. Opini dan Aspirasi Publik Diskominfo-SP)