Dihadiri Gubernur Sultra, Upacara HUT ke-12 Muna Barat Berlangsung Khidmat di Lapangan Wamelai

Dihadiri Gubernur Sultra, Upacara HUT ke-12 Muna Barat Berlangsung Khidmat di Lapangan Wamelai
Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Muna Barat (Mubar) berlangsung khidmat di Lapangan Wamelai, Rabu (23/7/2026). Acara sakral ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Anggota DPD RI asal Sulawesi Tenggara, Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, Bupati Muna Barat La Ode Darwin bersama Ketua TP PKK Muna Barat, serta Bupati Muna yang juga didampingi oleh Ketua TP PKK Muna.

Kemeriahan momentum ini juga disaksikan oleh jajaran unsur Forkopimda, kepala instansi vertikal, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, para Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga pelajar se-Kabupaten Muna Barat. Pada perayaan usianya yang ke-12 ini, Kabupaten Muna Barat menggaungkan tema "Maju Bersama Membangun Muna Barat, Wujudkan Liwu Mokesa".

Acara diawali dengan pembacaan sejarah singkat pembentukan daerah serta siklus kepemimpinan Muna Barat dari masa ke masa. Prosesi ini menjadi momen refleksi perjalanan panjang kabupaten dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka. Kehadiran orang nomor satu di Sultra ini menegaskan komitmen kerja sama yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah. Dalam sambutannya, Gubernur Sultra menekankan bahwa masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sosok yang akrab disapa ASR ini menyoroti beberapa poin krusial yang memerlukan penanganan mendalam diantaranya penanganan isu lingkungan yang meliputi persoalan pencemaran, kerusakan lingkungan, dan mitigasi bencana. Hal ini harus menjadi perhatian serius seluruh pihak.

Selanjutnya, ASR juga mengeaskan tentang profesionalisme aparatur sipil negara agar terus ditingkatkan demi pelayanan publik yang optimal. Pemerintah daerah beserta pemangku kepentingan (stakeholders) diwajibkan untuk terus menjaga kebersamaan dan harmoni dengan mengedepankan budaya serta kearifan lokal.

Gubernur Sualwesi Tenggara menghimbau agar penyelesaian berbagai persoalan pemerintahan daerah harus dilakukan dengan kerja keras, tuntas, dan menggerakkan hati. Pemerintah daerah dituntut harus konsisten dalam pencapaian target-target pembangunan yang telah direncanakan.

Purnawirawan TNI tersebut menyatakan optimismenya bahwa kesejahteraan masyarakat Mubar dapat diwujudkan melalui koordinasi optimal antar pemangku kepentingan dan dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat. Beliau meyakini di bawah kepemimpinan Bupati Laode Darwin dan Wakil Bupati Muna Barat Ali Basa, tantangan tersebut dapat diatasi dengan baik.

"Saya selaku Gubernur menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab, DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, para tokoh, dan seluruh masyarakat. Mari bahu-membahu dan bergotong-royong dalam membangun daerah, serta bersinergi dengan Pemerintah Provinsi," ujarnya

Apresiasi khusus juga disampaikan kepada para pemimpin periode sebelumnya beserta para tokoh atas jasa dan karya nyata mereka bagi Muna Barat. Beliau mendoakan agar pondasi pembangunan yang telah dirintis mendapatkan ganjaran terbaik dari Allah SWT. Gubernur mengajak seluruh elemen menjadikannya momentum memperkuat komitmen dan kebersamaan dalam membangun Mubar menuju daerah yang berdaya saing sehingga mencapai tujuan Liwu Mokesa, sejalan dengan visi Sultra yang Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius.

Menutup pidatonya, Gubernur menyampaikan selamat HUT ke-12 bagi Muna Barat dan berterima kasih atas kepercayaan besar masyarakat. Sebagai bentuk nyata, beliau berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan Muna Barat dan Pulau Muna pada umumnya melalui program-program prioritas provinsi.

Kemeriahan upacara juga ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Andi Sumangerukka, pertunjukan tari kolosal oleh siswa-siswi SMP dan SMA se-Muna Barat, serta atraksi budaya Pogiraha Adhara atau perkelahian kuda yang memukau para hadirin.

Sebagai wujud rasa syukur, seluruh rangkaian peringatan HUT Mubar ke-12 ditutup dengan doa bersama melalui pelaksanaan tradisi Haroa yang dipimpin oleh pemuka agama setempat. Usai pembacaan doa Haroa, acara diakhiri dengan santap isi dulang bersama, mencerminkan kekompakan dan rasa persatuan yang kuat di antara seluruh elemen masyarakat Muna Barat.

Penulis : Wa Ode Hasrana, A.Md (Staf Diskominfo-SP)
Editor : Wa Ode Rahmatia, SP (Kabid. Peng. Opini & Aspirasi Publik)