Bupati Muna Barat Serahkan Bantuan Pertanian, Tegaskan Komitmen Rp 75 M Miliar untuk Perkuat Ketahanan Pangan Muna Barat

Bupati Muna Barat Serahkan Bantuan Pertanian, Tegaskan Komitmen Rp 75 M Miliar untuk Perkuat Ketahanan Pangan Muna Barat
PPID. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyerahkan bantuan dari Dinas Pertanian secara simbolis kepada sejumlah perwakilan kelompok tani terpilih dalam Apel Gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat pada Kamis (2/7/2026). Penyerahan bantuan yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Muna Barat ini turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Muna Barat, Ibrahim Rasimu, Kepala Dinas Pertanian, Nestor Jono, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat eselon III dan IV, serta jajaran staf dan Kepala Desa se-Kabupaten Muna Barat.

Bantuan yang diserahkan dalam kesempatan tersebut terdiri dari berbagai jenis sarana dan prasarana pertanian. Rincian bantuan meliputi alat penyemprot (handsprayer) untuk 50 kelompok, pompa air untuk 50 kelompok, program pengembangan kelapa dalam seluas 1.000 hektare, serta pengembangan jambu mete seluas 700 hektare. Selain itu, diserahkan pula benih jagung bisi 2 untuk areal tanam seluas 2.500 hektare, benih padi sawah untuk 42 kelompok, traktor roda dua sebanyak 5 kelompok, dan traktor roda empat sebanyak 5 kelompok.

Dalam sambutannya, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menegaskan komitmen besar pemerintah daerah dalam memajukan sektor pertanian yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. "Bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah untuk mendorong produktivitas petani kita. Jika diakumulasikan dengan program cetak sawah serta berbagai bantuan yang bersumber dari APBD, total anggaran untuk sektor pertanian ini kurang lebih mencapai 75 miliar rupiah," ujar La Ode Darwin. Beliau juga menginstruksikan agar para penerima manfaat mempergunakan dan merawat bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Pertanian Muna Barat, Nestor Jono, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini didasarkan pada pemetaan potensi wilayah guna memastikan efektivitas program di lapangan. "Seluruh bantuan, mulai dari benih hingga alat mesin pertanian, kami salurkan secara selektif kepada kelompok tani yang telah terverifikasi. Kami ingin memastikan bahwa stimulus ini benar-benar menjawab kebutuhan riil petani dan menunjang target swasembada pangan daerah," jelas Nestor.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Muna Barat, Ibrahim Rasimu, menekankan pentingnya sinergi dan pengawasan melekat agar akuntabilitas penyaluran bantuan ini tetap terjaga. "Pemerintah daerah melalui para camat, kepala desa, serta penyuluh pertanian di lapangan harus proaktif melakukan pengawasan. Kita tidak ingin bantuan yang nilainya sangat besar ini tidak termanfaatkan optimal atau bahkan disalahgunakan. Sinergi lintas sektor adalah kunci kesuksesan program ini," tegas Ibrahim.

Penyerahan secara simbolis ini dilakukan sebagai bentuk dokumentasi resmi sekaligus bukti nyata kepada publik bahwa anggaran serta program kerja pemerintah telah disalurkan. Langkah ini juga diharapkan dapat membangun solidaritas dan memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan terkait, dan masyarakat penerima manfaat.

Melalui penyerahan simbolis ini, waktu seremonial dapat dipersingkat sehingga proses penyaluran massal yang sesungguhnya dapat segera didistribusikan secara cepat dan merata kepada seluruh target sasaran di lapangan.

Wa Ode Rahmatia, SP (Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik Diskominfo-SP)