PPID. MUNA BARAT. GO. ID Upaya serius Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam membuka konektivitas wilayah dari dan keluar Pulau Muna kembali membuahkan hasil. Hal ini ditandai dengan gelaran acara 'Terbang Perdana Bersama Sriwijaya Air' dari Bandara Sugimanuru (Muna Barat) ke Bandara Hasanuddin (Makassar) pada Kamis (15/1/2026). Momentum ini menjadi tonggak kembalinya operasional penerbangan komersial di Muna Barat setelah vakum selama hampir satu tahun.
Jajaran kepala daerah dari 3 kabupaten di Pulau Muna yakni Bupati Muna Barat, Bupati Muna, serta Wakil Bupati Buton Tengah, tampak antusias menyambut pendaratan perdana maskapai Sriwijaya Air. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Tenggara, Ketua DPRD Muna, Ketua Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah Muna Barat. Hadir pula Perwakilan Kejaksaan Negeri Raha, Ketua BAWASLU Muna Barat, Perwakilan Kapolres Muna serta segenap tamu undangan. Pantauan di lokasi menunjukkan masyarakat sekitar turut memadati halaman Bandara Sugimanuru guna menyaksikan momen penting tersebut.
Dalam penerbangan perdana ini, Sriwijaya Air membawa 42 penumpang dari Bandara Hasanuddin Makassar ke Bandara Sugimanuru Muna Barat. Pesawat mulai mengudara pukul 14.00 WITA dan mendarat dengan lancar pada pukul 14.50 WITA. Penerbangan ini sekaligus menghadirkan Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar yang mewakili Irjen Perhubungan Udara dan Direktur Utama Sriwijaya Air dalam acara yang digelar oleh pemerintah Kabupaten Muna Barat. Kehadiran kedua stakeholder ini disambut dengan pengalungan kain tenun dan tarian penyambutan.
Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar Kapten Mochammad Mauluddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kabupaten Muna Barat, serta Kepala Bandara dan seluruh jajarannya yang telah bekerja keras mewujudkan penerbangan ini. Melihat antusiasme masyarakat yang hadir, Mochammad Mauluddin berharap bahwa pertambahan penumpang dan kargo dapat terus berjalan dalam jangka waktu yang panjang. Banyaknya penerbangan akan berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi dan bisnis. Terkait pengembangan bandara, pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada pemerintah pusat untuk memperpanjang landasan dan memperluas terminal Bandara Sugimanuru.
"Begitu besar antusias masyarakat yang hadir menyambut kami. Dengan melihat antusiasme ini kita berharap apa yang dicita-citakan akan tercapai. Kami mengharapkan penumpang dan kargo dapat berjalan. Tidak hanya dalam jangka waktu pendek tapi dalam waktu yang panjang," ujarnya.
Kapten Mochammad Mauluddin mengucapkan selamat kepada Sriwjaya Air yang membuka rute ke Bandara Sugimanuru dan berharap agar keselamatan penerbangan menjadi prioritas. Kepada pimpinan Bandara Sugimanuru, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar ini mengingatkan tentang tanggungjawab besar terkait keselamatan, keamanan, dan pelayanan prima yang harus diberikan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Tenggara melalui Kepala Dinas Perhubungan Sultra Muhamad Rajulan juga mengucapkan selamat dan sukses atas penerbangan perdana Sriwijaya Air di Bandara Sugimanuru. Muhamad Rajulan mengungkapkan bahwa transportasi menjadi pendukung perekonomian yang akan membawa Muna Barat sejajar dengan daerah lain. Kepala Dishub Sultra tersebut meyakini bahwa dukungan dari pemerintah Kabupaten Muna dan Buton Tengah serta harga tiket yang terjangkau akan menjadi daya dorong bagi masyarakat untuk menggunakan penerbangan ini.
Senada dengan pernyataan di atas, Bupati Muna Barat Laode Darwin telah menjalin komunikasi dengan Bupati Muna Bachrun Labuta dan Wakil Bupati Buton Tengah Muhammad Adam Basan terkait upaya memaksimalkan fasilitas bandara. Ketiga pimpinan daerah ini akan mengirimkan surat kepada Kementerian Perhubungan agar penambahan landasan diupayakan terealisasi pada Tahun 2026 sehingga permasalahan tersebut tidak lagi menjadi kendala bagi pesawat yang akan masuk di Muna Barat.
"Terkait penambahan landasan, tadi kami sudah bicara dengan Bupati Muna dan Buton Tengah untuk bertemu Pak Ridwan Bae. Kami akan menyampaikan terkait dengan penambahan runway untuk memaksimalkan penerbangan kita. Nanti kami juga akan bersurat ke Menteri Perhubungan agar penamabahan runway diupayakan apda tahun ini," ungkapnya.
Di hadapan awak media, Bupati Muna Barat Laode Darwin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama mewujudkan penerbangan perdana Sriwijaya Air. Bupati Muna Barat berharap agar seluruh masyarakat Pulau Muna dari 3 kabupaten dapat memanfaatkan kehadiran Sriwijaya Air secara maksimal agar apa yang telah dirintis tidak lagi berhenti di tengah jalan. Jalur udara dapat menjadi alternatif untuk keluar dari Pulau Muna menuju Kota Makassar dan wilayah-wilayah lainnya.
Laode Darwin juga menjelaskan terkait subsidi yang digelontorkan oleh Pemkab Muna Barat. Pihaknya telah menyiapkan dana 1 Miliar Rupiah dan akan ditambahkan oleh pemerintah provinsi sebesar 1,5 Miliar Rupiah untuk mensubsidi kursi pesawat bukan subsidi harga tiket. Subsidi kursi pesawat tidak akan berpengaruh pada harga tiket jika kebijakan tersebut dihentikan. Hal ini dijelaskan guna meredam kekhawatiran masyarakat akan membengkaknya harga tiket jika subsidi dicabut.
"Kami sudahh menyipakan 1 Miliar. Komunikasi kami dengan ketua DPRD Provinsi, nanti akan ditambahkan oleh Pemprov sebesar 1,5 Miliar. Jadi, subsidi ini supaya dijelaskan baik-baik. Kita tidak mensubisidi harga tiket. Kami mensubsidi kursi. Sehingga, kekhawatiran masyarakat bahwa ketika subsisdi selesai maka harga tiket akan meningkat, itu tidak akan terjadi. Saat ini Sriwijaya menyiapakan 120 kursi. Dari 120 kursi itu, kalau dalam 1 hari hanya 100 yang terisi, maka 20 itu jadi tanggungjawab Pemda Kabupaten Muna Barat untuk membayar pada pihak Sriwijaya Air," jelasnya.
Guna mendongkrak keterisian penumpang, Pemerintah Kabupaten Muna Barat tengah memetakan potensi pariwisata yang bisa dipublikasi dan dijual kepada wisatawan lokal maupun mancanegara. Bupati Muna Barat juga telah mendiskusikan tentang kerjasama pengembangan pariwisata bersama Bupati Muna dan Wakil Bupati Buton Tengah. Selanjutnya, akan dilaksanakan koordinasi dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara agar ada paket khusus wisata ke Pulau Muna.
Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Wa Ode Hasrana Mizana, A.Md (Staf Kominfo)
Editor : Wa Ode Rahmatia, SP (Kabid Peng. Opni & Aspirasi Publik)
Penanggungjawab : Ali Kadirun, S.Pd, M.Si
Pemkab Muna Barat Gelar Seremoni Terbang Perdana Sriwijaya Air, Bupati Komitmen Hidupkan Bandara Sugimanuru
Galeri Foto